Pig Launcher dan Reciever

  • Fase konstruksi
  • Cleaning
  • Gouging
  • Perawatan kondisi pipeline
  • Pengecekan Internal Korosi

Fasilitas penyaluran fluida seperti minyak dan gas dengan panjang tertentu membutukan pig louncher dan reciever, untuk memahami apakah kebutuhan dari Pig Reciever dan Louncher tersebut bersifat permanen atau temporari perlu dilakukan pengecekan dan diskusi lebih lanjut terkait dengan jenis fluida, model perawatan pipeline, desain dari pipeline, dan aturan yang berlaku, baik dari client maupun aturan dari pemerintah setempat.

List disamping adalah fungsi utama pig louncher dan reciever, adakalanya tidak dibutuhkan secara permanent, hanya temporari ketika fase konstruksi, hal tersebut dikarenakan karena fluida tidak bersifat korosif maupun tidak menimbulkan deposit berlebihan di pipeline. Fluida yang dapat menimbulkan deposit dengan mudah, misalnya pada fluida minyak, ataupun CPO yang dengan cepat dapat meninggalkan deposit di pipeline, tentunya perlu dilakukan perawatan dengan cara melakukan pigging pembersihan secara berkala.

Piping and Instrumentation Diagram

Peralatan utama dari Pig Louncher, seperti pada P&ID disampaing adalah
bekerja dengan aman.

  • Major barrel, Umumnya ukuranya lebih besar setidaknya satu tingkat diatas pipeline, misalnya apabila pipeline 8″maka Major barrel setidaknya 10″.
  • Launcher Barrel, berukuran sama dengan diameter pipeline.
  • Balancing Line, Menghubungkan Launcher barrel dan major Barrel, line nya cenderung kecil, umumnya 1″sampai 3″, fungsi utamanya untuk mengatur tekanan fluida agar terjadi keseimbangan saat barrel terisi dengan Pig.
  • Kicker Line, berfungsi sebagai pendorong pig selama proses pigging berlangsung, pendorong dapat menggunakan fluidanya sendiri atau fluida lain, misalnya Nitrogen ataupun compressed air.
  • Main Isolation valve, berfungsi untuk menutup dan pembuka utama sekaligus mengisolasi aliran dari pig loucher ke pipeline apabila tidak digunakan, ukuran dari internal diameter valve harus sama atau sedikit lebih besar dibandingkan dengan internal diameter pipa, karena itu sangat disarankan memakai valve dengan full bore, agar pig tidak tersangkut di isolation valve saat dijalankan.
  • Quick Opening Clossure / Door, Pintu utama dari Pig Launcher, untuk launcher yang digunakan dalam fase konstruksi, tidak semua dilengkapi dengan QOC, lebih sering memakai blind flange yang dikencangkan dengan studbolts.
  • Pressure Gauge, disarankan dipasang pada barrel dan pipeline, agar diketahui perbedaan tekanan baik saat proses pigging maupun saat persiapan proses pigging berlangsung.
  • Vent dan Drain, saluran venting dan drain wajib disediakan setidaknya dua buah pada major barel dan launcher barel, hal ini difungsikan untuk memudahkan pembuangan fluida, kotoran dan perawatan lainya.
  • PSV, Pig Launcher dan Reciever termasuk dalam kategory pressure vessel, untuk itu diwajibkan untuk memasang peralatan safety, PSV dipasang sebagai sarana apabila terjadi over pressure di barrel dapat dengan cepat dibuang, sehingga peralatan

Bagian Pig Launcher

Gambar 3D dari pig lancher dapat dilihat pada gambar diatas, lengkap dengan posisi berbagai komponen utama dari pig launcher, Video dibawah berikut kami ambil dari ROSEN Group, menerangkan bagaimana proses pekerjaan Pig Louncher berlangsung

Proses Pekerjaan Pig Louncher dan Reciever,
Source : Rosen Group