Survei Topografi dan Pemetaan

Survei Topografi dibutuhkan diberbagai bidang industri, selama masih berhubungan dengan kondisi lingkungan, tanah, air maka survei tersebut mutlak diperlukan,  arti dari Survei Topografi secara sederhana adalah kegiatan pengambilan data, indentifikasi, suatu kontur atau profil wilayah pada object tertentu menggunakan alat ukur, yang dilanjutkan dengan pengolahan data sehingga dihasilkan gambar dan peta sesuai dengan tujuan survei. object indentifikasi pada saat survei dapat berupa object yang terbentuk secara alami di alam misalkan sungai, batuan, hutan, tebing, pohon, ataupun object hasil dari pembangunan manusia, misalnya jalan, jembatan, bangunan, tiang listrik dan sejenisnya.

Terdapat beberapa jenis peralatan dan metode topography yang umum digunakan saat ini, yang paling sering digunakan adalah :

    • GNSS, Real Time Kinematics, kemajuan alat ini cukup significant, dengan range akuransi dari 3 mm hingga 3 cm, alat ini sangat efektif digunakan pada area yang luas dan membutuhkan waktu yang cepat dalam pengambilan data.
    • Total Station,  presisi digunakan untuk pekerjaan validasi topography, dengan kedalaman yang beragam,  banyak digunakan pada area yang padat, dan pencahayaan bagus.
    • Aerial Drone, untuk wilayah yang lebih luas lagi, misakan untuk mengetahui area catchment hujan, wilayah vegatasi, maka aerial drone cukup efektif dalam pengambilan data, namun harus didukung dengan software yang mumpuni.
Keuntungan Topography
    • Mendapatkan detail gambar, koordinat, elevasi dari tanah, hal ini mengurangi resiko dari ketidaktahuan atau kesalahan akibat hal yang tidak diketahui.
    • Mendapatkan pemahaman terdapat kondisi topography, sangat bermanfaat terhadap pembuatan structur, proses layout bangunan, pemilihan jalur drainase, jalur jalan dan lain sebagainya.

Hasil pengolahan data dapat berupa peta countur, peta cut and fill, data berbentuk DEM, data berbentuk csv yang berisikan koordinat dan ketinggian, ataupun dapat juga menggunakan software visualisasi untuk hasil yang lebih baik.

  • GPS Garmin Type 5000 dan 7000, 4 Unit
  • GPS RTK Base, Multi chanel, Multi Satteline, 2 Unit
  • GPS RTK Rover, Multi chanel, range 5 km, 1 Unit
  • GPR RTK Rover, Multi chanel, range 8 km, 2 unit
  • DJi Drone untuk Pemetaan dan foto
  • Batry / depht logger, singgle beam, 1 Unit
  • HT untuk komunikasi, range 2 km, 15 Unit
  • Mobil Khusus untuk pemetaan, 1 unit
  • Leader surveyor, S1 Pengalaman 5 tahun, 3 Orang
  • Surveyor pengalaman 5 tahun, 4 Orang
  • Surveyor pengalaman 3 tahun, 10 orang
  • Drafter geodetik, aplikasi mapp, 4 orang

Jumlah Pengalaman Topografi

  • Jalan
  • Jembatan
  • Lahan
  • Pipeline
  • Sungai
  • Terestial Jalan dan Jalur Pipeline, 1 GPS RTK sehari mampu hingga 4-6 km.
  • Dapat terjun 3 Team sekaligus untuk keperluan percepatan.
  • Indentifikasi beda elevasi hingga 0.5 m
  • Pengalaman terjun di berbagai kondisi lahan dan berbagai kegunaan : Pipeline, Piping, lahan, jalan, jembatan dan Sungai.