Process Safety : Hazard Operation, Hazard Identification, Safety Integrity Level

Process Safety merupakan cabang disiplin keinsinyuran yang berfokus pada proses management dan integritas dari pengoperasian sebuah sistem yang didalamnya terdapat bahan atau kemungkinan bahaya yang timbul, bahaya tersebut bisa dikategorikan langsung berimbas pada manusia, ataupun menjadi bahaya apabila terjadi kesalahan dalam pengoperasian dan perawatan.

Process Safety dijadikan tahapan dalam fase desain maupun konstruksi pabrik, pengolahan industri, petrokimia, minyak dan gas sebelum dilakukan pembangunan, sehingga dipastikan fasilitas dapat dioperasikan dengan baik.

Hazard Operation Analaysis

PROCESS SAFETY ANALYSIS

PT. PUSTEK E&T  berpengalaman dalam penyelenggaraan process safety analysis seperti HAZOP, HAZID, SIL dan LOPA, studi khusus terkait dengan process safety misalnya kebakaran, analisa plume, analisa interference listrik.

HAZOPS (Hazard and Operability Study) merupakan suatu metode kualitatif yang sistematis dalam mengidentifikasi Hazard dan masalah keoperasian yang terdapat dalam suatu engineering design. HAZOP Study termasuk dalam salah satu metode PHA (Process Hazard Analysis) yang menjadi elemen dari PSM (Process Safety Management) dalam suatu (proyek) instansi. Studi HAZOP dipimpin oleh seorang leader dengan asistensi seorang scribber untuk record hasil studi. Komposisi tim studi HAZOP umumnya meliputi engineer Process, Operation, Instrument, Mechanical/Piping, Electrical, Civil serta personil HSE.

Pada tahap persiapan, dokumen process engineering seperti BFD, PFD, P&ID, HMB, SAFE Chart serta dokumen pendukung lainnya perlu disediakan. Titik studi (node) ditentukan untuk membagi area pada P&ID agar studi menjadi lebih fokus dan terarah. Pembagian node ditentukan berdasarkan pada kesamaan antara berbagai sistem atau luasnya cakupan sistem pada P&ID. Setelah persiapan, studi HAZOP dapat dilakukan melalui brainstorming dengan tujuan untuk mengidentifikasi hazard maupun masalah keoperasian pada process design. Setelah identifikasi hazard, analisis konsekuensi serta safeguard dilakukan terhadap plant design untuk menilai resiko dan menentukan rekomendasi agar level resiko turun ke tingkat yang dapat diterima (ALARP).

PUSTEK E&T dapat mengorganisir dan menjalankan studi HAZOP untuk berbagai proyek process industries. Dengan keterlibatan dari berbagai personil multidisiplin ilmu yang terkait pada suatu proyek, PUSTEK E&T dapat :

  1. Memberikan pemahaman terkait lingkup dan metodologi HAZOP
  2. Review dokumen BFD, PFD, P&IDs, HMB, SAFE Charts, dan dokumen pendukung studi lainnya untuk menentukan node, design intent, maupun pre-work.
  3. Menyediakan jasa asistensi dalam hal recording hasil studi HAZOP (Scribbing)
  4. Identifikasi deviasi terhadap design intent pada node dengan guidewords
  5. Pencarian terhadap penyebab deviasi, konsekuensi, dan safeguard eksisting
  6. Memberikan rekomendasi (solusi) untuk menurunkan resiko sampai menuju level yang dapat diterima / ALARP (As Low As Reasonably Practicable)

SIL (Safety Integrity Level) merupakan ukuran dari probabilitas fail on demand (PFD) pada suatu sistem terinstrumentasi safety (SIS). Demand terjadi ketika kondisi proses mencapai trip dan menginisiasi kerja dari SIS (Safety Instrumented System).  SIS secara umum meliputi sistem elektronik dan sistem proteksi elektronik terprogram yang digunakan pada sektor process industry. Terdapat beberapa contoh SIS pada process industry seperti ; ESD, PSD, HIPPS, BMS, IPS, F&G, dan PSS.

Terdapat 4 tingkatan pada SIL. Tingkatan SIL merupakan ukuran dari bagaimana sistem dapat mencapai function safety. Tingkatan SIL yang lebih tinggi berarti requirement yang lebih ketat, dan kegagalan safety function lebih rendah sehingga proteksi terhadap plant menjadi lebih baik. Oleh karena itu, tujuan utama dari studi SIL adalah untuk menentukan level safety dari suatu engineering design sebagai bahan dalam pertimbangan perlu tidaknya sistem safety tambahan agar level proteksi sistem sesuai dengan yang dipersyaratkan.

PUSTEK E&T dapat menjalankan studi SIL untuk berbagai proyek process industries. Dalam hal ini, PUSTEK E&T dapat :

  1. Memberikan pemahaman terkait konsep SIL
  2. Menjalankan studi SIL dengan 3 metode yang umum seperti ; Risk Severity Matrix Method (Qualitative), Risk Graph Method (Qualitative), and LOPA / Layer of Protection Analysis (Semi-Quantitative).
  3. Verifikasi hasil SIL untuk mendemonstrasikan SIL dari setiap SIF (Safety Instrumented Function) telah memenuhi kriteria SIL yang telah ditetapkan.

LOPA (Layer of Protection Analysis) merupakan bentuk sederhana dari risk assessment yang menggunakan kategori order of magnitude dari frekuensi event penginisiasi, tingkat keparahan konsekuensi, dan probabilitas kegagalan dari layer proteksi yang independen untuk memperkirakan resiko dari skenario yang menjadi fokus studi.

LOPA digunakan untuk menguji apakah tersedia cukup layer proteksi dalam menghadapi skenario kecelakaan dan apakah resiko yang ada dapat ditoleransi atau layer proteksi tambahan diperlukan. Metode LOPA merupakan metode yang diterima oleh OSHA (USA), UKHSE (UK) dan Australian and European Regulatory Authorities.

PUSTEK E&T dapat menjalankan studi LOPA untuk berbagai proyek process industries. Dalam hal ini, PUSTEK E&T dapat :

  • Memberikan pemahaman terkait konsep LOPA
  • Menjalankan analisis LOPA (mengembangkan skenario dan kalkulasi LOPA)
  • Memberikan konklusi dari hasil LOPA (level safety dan keperluan untuk memberikan layer proteksi tambahan)