Atmospheric Tank, di Indonesia sering juga disebut dengan tangki timbun, standard tipe tangki ini mengacu kepada standard API 650, API 620, sedangkan untuk SNI, yang dipakai adalah SNI 13-3501-2002 berjudul tangki baja penimbun minyak.
Tipe tangki secara umum dapat dibedakan menjadi :
1. Open Roof Tank
yaitu sistem tangki dimana atap dari tangki dibuat secara terbuka, sistem tangki terbuka banyak digunakan untuk menyimpan air, hal ini di karenakanh tangki terbuka bisa digunakan untuk fluida dimana saat terjadi evaporasi boleh langsung kontak dengan udara, demikian dengan fluida di dalamnya diperbolehkan untuk kontak dengan udara. secara umum Open Roof Tank dapat dibagi dua jenis
1.1 Full Open Roof Tank
Tipe tangki dengan atap terbuka penuh.
1.2 Half Open Roof Tank
Tipe tangki dengan atap terbuka sebagian
2. Fixed Roof
Tipe ini mempunyai ciri atap tangki tertutup dan berada tetap pada posisinya, fixed roof type banyak dipakai untuk cairan dimana vapor dari liquid tidak di izinkan langsung untuk kontak dengan udara, persyaratan lainya adalah untuk fluida yang mudah terbakar diwajibkan menggunakan Fixed Roof. tipe tangki fixed roof sendiri dibagi menjadi :
2.1 Cone Roof
berbentuk cone dengan sudut bervariasi, pada umumnya minimal 9Derajat sampai dengan 16 Derajat, tipe cone roof digunakan untuk material hydrocarbon, air maupun chemical non corrosive dengan vapor yang masih diperbolehkan kontak dengan udara luar melalui venting.
2.2 Dome Roof
Atap dome roof berbentuk tertutup penuh dengan bentuk yang menyerupai dome.
2.3 Self supporting Rafter Roof
Baik tipe cone roof maupun dome roof dapat merupakan bagian dari rafter roof system

atau Silahkan download pada link berikut :

PUSTEK – Tipe Atmospheric Tank – R1